Tragedi Pesta Miras di Trenggalek, 3 Orang Tewas dan 4 Masih Dirawat

Tragedi Pesta Miras di Trenggalek, 3 Orang Tewas dan 4 Masih Dirawat – Bergadang pada malam mendekati Pilkades, 3 masyarakat Trenggalek ini malah wafat sesudah menenggak minuman keras (miras). Sesaat empat korban yang lain masih tetap melakukan perawatan di dalam rumah sakit.

Minggu (10/2), RSUD dr Soedomo Trenggalek dikagetkan dengan dua pasien yang disangka alami overdosis miras. Dua pasien itu yaitu HR (45), masyarakat Kecamatan Watulimo serta ES (35), masyarakat Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.

“Untuk ES hadir ke rumah sakit langsung, waktu hadir kondisinya masih tetap sadar, akan tetapi berlalu beberapa saat kondisinya selalu alami penurunan serta sekarang ini gawat dirawat di ruangan ICU (Intensive Care Unit),” kata Sujiono, Minggu (10/2).

Sedang HR melakukan perawatan di yellow zona IGD. Kondisinya sadar, akan tetapi alami masalah pandangan dengan jarak pandang cuma dua mtr..

Satu hari berlalu, Kasatnarkoba Polres Trenggalek, AKP Hariyanto mengutarakan pendapat sesaat jika, HR serta ES adalah dua korban overdosis minuman keras. Pesta miras itu berjalan dalam suatu rumah masyarakat di masyarakat di Kecamatan Watulimo.

“Dugaannya sesaat karena miras, akan tetapi kami belum juga dapat pastikan apakah yang diminum serta campurannya apa, ini masih juga dalam penyidikan. Korban ke-2 itu alamatnya Gembleb, tetapi aslinya pun dari Watulimo,” kata Hariyanto, Senin (11/2).

Pesta miras itu berjalan Jumat (8/2) malam. Malam mendekati Pilkades serentak di 132 desa di Trenggalek esok harinya. “Fakta mereka untuk jagalah malam mendekati pilkades,” katanya.

Bukan sekedar HR serta ES, ada beberapa nama lainnya yang turut menenggak miras itu serta alami over dosis. Diantaranya NM (30). Bahkan juga, NM jadi korban pertama yang hembuskan napas paling akhir pada Minggu (10/2). Pada hari yang sama ES pun tutup mata untuk selamanya, seperti yang dikatakan pihak rumah sakit.

Tidaklah sampai disana, HR yang dirawat bareng ES pun selanjutnya tidak sanggup menantang maut. Sujiono menginformasikan bila HR sudah hembuskan napas paling akhir pada Senin (11/2) seputar Jam 12.00 WIB sesudah melakukan perawatan di IGD.

“Hingga untuk yang neninggal dunia di RSUD Trenggalek ada dua yaitu ES (30) masyarakat Gembleb Kecamatan Pogalan semalam serta HR ini barusan. Sedang satunya kembali tidak wafat di RSUD tetapi di Puskesmas Watulimo,” kata Sujiono, Senin (11/2).

Tidak hanya tiga korban yang telah berpulang, ada empat orang yang lain yang masih tetap melakukan perawatan. Dua korban dirawat di Puskesmas Watulimo, satu korban di Puskemas Slawe serta satu korban kembali di RSUD dr Iskak, Tulungagung.