Home / Uncategorized / Seorang Anggota Paspampres Gadungan Berhasil Ditangkap Polisi

Seorang Anggota Paspampres Gadungan Berhasil Ditangkap Polisi

Seorang Anggota Paspampres Gadungan Berhasil Ditangkap Polisi – Petualangan EP, warga Purwodadi, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, mesti selesai dibalik teralis jeruji besi. Pria berumur 39 th. itu di tangkap polisi sesudah dikira turut serta masalah penipuan dengan modus mengakui jadi anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) . Empat yang miliki tempat tinggal makan di Kota Solo serta sekelilingnya jadi korban.

Saat beraksi di Solo, EP memakai momentum gagasan pernikahan putri Presidan Joko Widodo (Jokowi) , Kahiyang Ayu, dengan Bobby Nasution pada 8 November 2017. Ia mengakui jadi anggota Paspampres serta mendatangi empat tempat tinggal makan. Ia memberikan kalau menu tempat tinggal makan itu pas utk pengamanan pernikahan Putri Jokowi.

” Tersangka lantas memohon yang miliki tempat tinggal makan kumpul di satu restoran satu diantara hotel di Solo sembari membawa sampel makanan, ” tutur Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo, Senin (23/10/2017) pagi.

Dalam pertemuan yang berjalan Sabtu (14/10/2017) , yang terkait lantas memohon handphone beberapa korban utk dipasang GPS supaya dapat diawasi sehari-harinya. Sesudah handphone dihimpun, beberapa yang miliki tempat tinggal makan disuruh menanti sebentar. Tetapi, itu cuma dalih karna handphone lantas dibawa kabur.

” Sesudah beroleh laporan dari korban, kami koordinasi dengan pihak hotel utk beroleh rekaman CCTV manfaat beroleh gambar aktor, ” lanjut Kasat Reskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi.

Sesudah sosok aktor terdeteksi, lantas disebar di group Resmob Nusantara. Aktor terdeteksi di Jakarta serta di tangkap aparat kepolisian Polres Metro Jakarta Barat, lantas diserahkan ke Polresta Solo manfaat diolah hukum. Diluar itu juga diambil beberapa tanda bukti yang umum dimanfaatkan waktu beraksi, salah satunya topi hitam gambar burung garuda dengan tulisan Paspampres warna kuning, batik lengan panjang, serta celana warna hitam.

Tersangka udah sekitaran satu tahun ada di Solo. ” Dengan lisan kami beroleh info kalau terlebih dulu juga jalankan penipuan, ” tuturnya.

Modus yang dimanfaatkan juga sama, mengakui jadi anggota Paspampres. Sepanjang di Solo, ia mempunyai tiga baju batik yang umum dimanfaatkan waktu beraksi. Polanya juga sama yaitu membawa kabur handphone beberapa korban. Tersangka sesudah itu dijerat Pasal 378 serta atau 372 KUHP dengan ancaman pidana empat th. penjara.

Tersangka EP mengakui datang dengan naik taksi ke tempat tinggal makan sebagai korban supaya terlihat memberikan keyakinan. Ide memakai momentum pernikahan putri Presiden terlihat sesudah dianya membaca koran di Terminal Tirtonadi Solo. ” Saya lantas pergi ke Pasar Klewer utk beli batik, ” ucap EP.

About