Home / berita umum / Sekjen PBSI, Ahmad Budiharto Mengatakan Jokowi Sempat Menyampaikan Janji

Sekjen PBSI, Ahmad Budiharto Mengatakan Jokowi Sempat Menyampaikan Janji

Sekjen PBSI, Ahmad Budiharto Mengatakan Jokowi Sempat Menyampaikan Janji – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruhnya Indonesia (PP PBSI) meminta janji Joko Widodo (Jokowi) biar bulutangkis lebih dikhususkan, selesai ditetapkan Komisi Penentuan Umum (KPU) jadi juara di Pemilihan presiden 2019, Selasa (21/5).

Sekjen PBSI, Ahmad Budiharto mengatakan Jokowi sempat menyampaikan janji pada banyak atlet ataupun pengurus kala sukses bawa pulang medali emas dari Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil. Waktu itu, medali emas disumbangkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di nomer ganda gabungan.

“Waktu 2016 saat kita bisa emas, Pak Jokowi sempat janji kalau cabang kapasitas medali di Olimpiade akan mendapat prioritas,” kata Budi.

Sekurang-kurangnya ada tiga cabang olah-raga yg dimaksud dapat mendapat prioritas dari pemerintah; bulutangkis, angkat besi serta panahan. Ketiganya adalah cabang yg sempat memberikan medali buat Indonesia di Olimpiade.

Jonatan Christie satu diantara tunggal putra jagoan Indonesia. (Jonatan Christie satu diantara tunggal putra jagoan Indonesia.
Bulutangkis jadi cabang yg terbanyak menyumbangkan medail dengan pencapaian keseluruhan 19 medali (7 emas, 6 perak serta 6 perunggu). Angkat besi 12 medali (6 perak serta 6 perunggu), dan satu medali perak dari panahan.

“Kami dibutuhkan suport dari pemerintah. Rasa-rasanya sampai kini supportnya begitu hanya terbatas. Tiga cabang jadi prioritas namun nyata-nyatanya kami persis seperti cabor lain [yang bukan prioritas].”

“Ini yg kami tanyalah. Kalaupun konsekwen, tolong jadi perhatian lantaran kan kami [bulutangkis] paling prospek supaya bisa medali di Olimpiade. Ditambah lagi saat ini tengah persiapan ke arah [Olimpiade] 2020,” katanya.

Disamping itu, Budi mengemukakan PBSI ikuti serta terima apa pun ketentuan serta hasil yg dikeluarkan KPU berkenaan hasil Pemilihan presiden 2019. Dia mengharapkan semua orang bisa juga terima ketentuan itu secara baik.

Jokowi Menang Pemilihan presiden, PBSI Berharap Bulutangkis Dikhususkan
“Waktu yang akan datang, mudah-mudahan pemerintah dapat lebih baik dari yg telah diraih,” papar Budi.

Awal mulanya, KPU udah memastikan pasangan calon nomer urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin jadi juara dalam Pemilihan presiden 2019 selesai mendapatkan 85.607.362 nada resmi. Dan pasangan calon nomer urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggapai 44,50 %.

Ketentuan itu telat diputuskan dalam Rapat Pleno Penghitungan Pencapaian Nada Tingkat Nasional Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (21/5) pagi hari waktu 01.46 WIB. Rapat di pimpin Ketua KPU Arief Budiman.

About penulis77