Sebelum Bunuh Istri dan Anak, Tingkah Polah Pelaku Jadi Janggal dan Sering Emosi

Sebelum Bunuh Istri dan Anak, Tingkah Polah Pelaku Jadi Janggal dan Sering Emosi – Figure Nardian yg bunuh istri serta anaknya diketahui alim di golongan tetangga. Pria berumur 38 tahun itu kerapkali jadi khotib di masjid kampungnya. Tetapi sejak mulai didapati memperdalam pengetahuan kebatinan, tingkah polahnya jadi tidak-pas serta kerap emosi.

Rudi, tetangga dekat pemeran memaparkan, apabila situasi kala siang tabiat Nardian normal seperti orang waras umumnya. Tetapi ia berganti temperamental kala azan maghrib menggema.

” Inti pendak azan magrib, wes mulai oyeng (Inti tiap-tiap azan magrib senantiasa mulai risau) , ” kata Rudi dijumpai dalam rumah duka Dusun Sumbermanggis Desa Sumberurip Kecamatan Doko, Blitar, Minggu (17/2/2019) .

Rudi memberi tambahan, dirinya sendiri gak sangat tahu sejak mulai kapan Nardi memahami pengetahuan itu. Gurunya siapa serta tempatnya di mana, Rudi ikut menyatakan tidak mengerti. Cuma ia kerap dengar narasi dari Nardi, selesai mereka salat jamaah di masjid kampung.

” Ia itu hampir tidak sempat bergaul. Saya bercakap sama ia, terus ia narasi memperdalam pengetahuan kebatinan itupun sesuai jalan sepulang dari masjid, ” jelas pemuda berbadan tegap itu.

Bergantinya tabiat Nardian ikut di ceritakan sang paman dari istrinya, Ponidi (38) . Nardi sepanjang hampir 11 tahun menikah dengan Sri Dewi keponakannya, tidak sempat berantem. Jikalaupun ada pertikaian, itu wajar untuk pasangan rumah tangga muda.

” Namun sejak mulai tiga bulan terus, jadi ringan emosi. Bila diberikan tahu sama keluarga yg beda, langsung marah-marah, ” ujar Ponidi di muka area jenazah RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Serta puncak kalapnya Nardian berlangsung, Sabtu (16/2) malam. Ia membabi buta menyerang badan istri serta anaknya. Ke dua korban wafat di area peristiwa. Pemeran langsung melepas busana serta azan ditengah jalan. Sesaat Nardi ditangkap penduduk lebih kurang, terus diserahkan ke polisi.