Menpora Menyarankan Supaya PSSI Beri Dampingan Pada Simic

Menpora Menyarankan Supaya PSSI Beri Dampingan Pada Simic – Menpora Imam Nahrawi belumlah dengar laporan dari PSSI berkaitan masalah Marko Simic. Tetapi, ia menyarankan supaya PSSI memberikan pendampingan pada penyerang Persija Jakarta itu.

Simic kali ke-2 disangka ikut serta masalah pelecehan. Sesudah sudah sempat memiliki masalah dengan vokalis dangdut Lewat Vallen, kesempatan ini dia disangka lakukan pelecehan pada seseorang wanita yang duduk berdekatan di pesawat ke arah Australia.

Permasalahan ini berjalan lebih berat dari masalah pendapat pelecehan seksual yang menyertakan Simic. Pria 31 tahun itu mesti punyai urusan dengan hukum sesudah aktor melaporkannya ke polisi.

Paspor Simic bahkan juga ditahan. Penyerang asal Kroasia itu tidak bisa keluar Australia serta akan melakukan persidangan pada 9 April bila bukti-bukti telah komplet.

Waktu disuruh komentarnya permasalahan Simic oleh pewarta, Imam mengakui belumlah mendapatkan laporan dari federasi (PSSI). Ia menyatakan hukum laku untuk siapapun serta dimana-mana.

“Saya belumlah bisa laporan dari federasi. Jika masalah hukum itu dapat laku buat siapa saja di negeri mana saja kita ada,” kata Imam di Kantor Kemenpora, Selasa (12/2/2019).

“Pasti mesti menghargai hukum yang berada di sana, siapa saja itu, demikian pula masyarakat negara asing di Indonesia, ia mesti tunduk pada hukum yang laku di tanah air,” katanya menuturkan.

“Tetapi saya meminta pada PSSI untuk lakukan pendampingan, untuk mengirim team pengacara disana, komunikasi dengan Kemenlu, dengan KBRI, dengan KBRI disana sebab mereka ialah kekuatan yang kami punya,” lebih menteri asal Bangkalan ini.