Kenapa Jaksa KPK Tuntut Zumi Zola 8 Tahun Penjara

Kenapa Jaksa KPK Tuntut Zumi Zola 8 Tahun Penjara – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menjelaskan jika tuntutan 8 tahun penjara pada Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola Zulkifli lewat pertimbangan yg cukuplah.

KPK lihat jika dalam sekian kali kontrol serta pada proses persidangan pada Zumi Zola dapat dibaca jika yg mengenai mengaku sejumlah tingkah lakunya hingga tuntutannya jadi 8 tahun penjara.

“Tuntutan itu udah dengan pertimbangan yg cukuplah yg dilaksanakan oleh jaksa penuntut umum, lantas diusulkan pada pimpinan,” kata Febri di Gedung KPK RI, Jakarta, Kamis (8/11/2018) malam.

“Mungkin point yg penting juga sehabis proses hukum pada Zumi Zola ini bagaimana dengan pihak berbeda yg dijelaskan oleh JPU harus juga dimintakan pertanggungjawabannya itu yg tengah didalami sekarang berkaitan dengan pendapat saluran dana pada beberapa anggota DPRD (Propinsi Jambi),” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjut Febri, KPK juga lihat lebih jauh fakta-fakta persidangan yg ada serta lihat keharmonisan pada satu bukti serta bukti yg berbeda dan dalam putusan hakim selanjutnya.

“Hakim akan menilainya ikut dari kenyataan persidangan siapa yg dapat dibuktikan terima saluran dana dengan kabar informasi awal yg udah di buka di persidangan. Jadi, saluran terhadap anggota DPRD jadi salah satunya point yg jadi perhatian oleh KPK,” papar Febri.

Awal mulanya, Zumi Zola Zulkifli dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Tuntutan itu sebab Zumi dipandang dapat dibuktikan terima gratifikasi serta memberi suap terhadap anggota DPRD Propinsi Jambi periode 2014 s.d. 2019 berkaitan dengan pengesahan APBD tahun budget 2017 serta 2018.

Tuntutan itu berdasar pada Kasus 12 B serta Kasus 5 Ayat (1) Huruf a Undang-Undang Nomer 31 Tahun 1999 terkait Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi seperti di ubah dengan UU No. 20/2001 juncto Kasus 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo. Kasus 65 Ayat (1) KUHP. (Pada)